Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Banyak hikmah yang bisa kita dapatkan hanya di bulan Ramadhan. Agar lebih efektif dalam beribadah selama bulan Ramadhan maka kita perlu isi bulan Ramadhan dengan berbagai kegiatan yang positif, seperti Taddarus Alquran, memperbanyak sholat sunnah, banyak berdzikir kepada Allah, sedekah dan lain sebagainya.
Seperti yang baru baru ini dilaksanakan oleh SMP Muhammadiyah 1 Adiwerna atau Musawerna. Memanfaatkan Bulan penuh kebaikan yaitu bulan Ramadahan. Musawerna mengadakan Pesantren Ramadhan selama 3 hari. Pada kesempatan tersebut para siswa di beri materi khusus keagamaan dan materi umum. Materi Khusus seperti Perawatan Jenazah. Dari proses memandikan jenazah, mengkafani, menyolati hingga sampai pada tatacara mengubur jenazah.
”Awalnya takut ketika melihat salah satu teman saya ada yang dikafani, tapi setelah saya praktek langsung cara mengkafani jenazah, saya jadi berani dan paham tata cara merawat jenazah”, kata Dani siswa kelas VIII B Musawerna dengan penuh bangga.
”Kegiatan Pesantren Ramadhan dengan salah satu materinya adalah Mengkafani Jenazah menjadi bekal yang sangat penting bagi anak-anak, sebab setiap kita akan mati dan kita pasti akan bertemu dengan kematian, entah itu tetangga, teman atau saudara. Maka kalau kita bisa merawat jenazah akan sangat bermanfaat bagi orang lain,” kata Alwiyah selaku guru PAI Musawerna.
Dalam kegiatan tersebut senagaja kita mendatangkan ahli perawatan jenazah dari RSI PKU Muhammadiyah Singkil kabupaten Tegal yaitu Lukman Hajir. ”Anak-anak memang harus dibekali tata cara merawat jenazah, sebab saya sering menjumpai fenomena di suatu desa orang yang tahu dan bisa merawat jenazah ketika ada peristiwa kematian semakin langka, dan kalaupun ada orang tersebut sudah sangat sepuh, maka perlu ada regenerasi dan merekalah para murid Musawerna nantinya diharapkan mampu berperan di kampungnya untuk merawat Jenazah,” kata Hajir dengan penuh harap.
”Sekolah adalah tempat memberikan bekal hidup yang komplit bagi anak bangsa, maka peran apapun harus siap dilakukan oleh mereka, salah satunya dengan belajar Merawat Jenazah,” kata Turrachman Kepala Musawerna singkat.




